Sosialisasi Reaktor Sampah Berbasis AI & IoT serta Web Launching di Kelurahan Cangkuang Kulon

Sosialisasi Reaktor Sampah Berbasis AI & IoT serta Web Launching di Kelurahan Cangkuang Kulon

Bandung, 5 Juli 2025 – Permasalahan sampah di Kota Bandung masih menjadi isu besar yang membutuhkan solusi berkelanjutan. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, setiap harinya kota ini menghasilkan kurang lebih 1.400 ton sampah. Tanpa pengelolaan yang tepat, penumpukan sampah tidak hanya menurunkan kualitas lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan polusi udara dan air. Menjawab tantangan tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) menghadirkan inovasi berupa Reaktor Sampah berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang dikembangkan untuk mengolah limbah secara lebih efektif, sekaligus meluncurkan platform website sebagai media edukasi pengelolaan sampah terpadu.

Reaktor sampah pun hadir sebagai teknologi yang mampu mengurangi volume sampah hingga 90%, menyuplai energi bagi kota, menghilangkan polutan pada udara maupun air dan menghasilkan abu yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bangunan atau pupuk hingga bahan pangan untuk hewan ternak seperti ayam. Dengan kemampuan tersebut, reaktor ini bukan hanya menjadi jawaban atas persoalan penumpukan sampah, melainkan juga membuka peluang ekonomi baru dari hasil pengolahan limbah.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada 5 Juli 2025 ini melibatkan para warga di Kelurahan Cangkuang Kulon. Perwakilan dari pihak kelurahan hadir, termasuk Bapak Agus Ali sebagai penanggung jawab dari kepala desa, serta beberapa Ketua RT dan RW yang mewakili masyarakat sasaran program.

Kerjasama antara perguruan tinggi, perangkat kelurahan, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan program pengelolaan sampah yang lebih tepat sasaran. Feedback dari warga menjadi faktor penting agar teknologi yang diperkenalkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Acara ini juga menghadirkan pemaparan langsung dari pengembang alat reaktor, Bapak Doddy Natawijaya selaku perwakilan dari UMKM CV Karya Mulya Teknindo. Beliau menjelaskan cara kerja mesin yang beroperasi secara otomatis dengan bantuan AI dan IoT, sehingga mampu meminimalkan kesalahan akibat campur tangan manusia. Selain itu, dilakukan pula demonstrasi penggunaan reaktor hidrotermal yang memanfaatkan air panas dan tekanan tinggi untuk mengolah sampah menjadi padatan organik bernilai ekonomi seperti menjadi pakan ternak.

Selain pengenalan alat, program Abdimas ini juga meluncurkan website pengelolaan sampah terpadu. Pemaparan lebih lengkap disampaikan oleh Bapak Dr. Aditya Firman Ihsan, yang menjelaskan bahwa website ini menjadi salah satu metode implementasi program. Kehadirannya diharapkan mampu memperluas jangkauan sosialisasi, menyediakan informasi terkini, serta menjadi wadah edukasi bagi masyarakat dalam memahami potensi ekonomi dari pengelolaan sampah.

Kelurahan Cangkuang Kulon dipilih sebagai lokasi program karena memiliki potensi strategis seperti berbatasan dengan Kecamatan Cibaduyut, pusat industri sepatu di Kota Bandung, menghadapi masalah pengelolaan sampah dengan volume tinggi, masih terdapat praktik pembuangan sampah liar, memiliki peluang besar untuk mengembangkan pandangan ekonomi tentang sampah

Dengan kondisi ini, program pengabdian masyarakat di Cangkuang Kulon diharapkan tidak hanya memberi solusi lingkungan, tetapi juga membuka wawasan baru tentang bagaimana sampah bisa diubah menjadi sumber daya bernilai.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan penyuluhan mengenai cara mengelola sampah yang efektif sekaligus menghasilkan keuntungan finansial. Melalui sinergi antara teknologi reaktor, edukasi masyarakat, dan platform digital, program ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah lain.

Dengan kolaborasi antara kampus, UMKM, perangkat kelurahan, dan masyarakat, langkah nyata ini menjadi pijakan awal menuju permukiman yang lebih bersih, sehat, dan berdaya melalui pengelolaan sampah berbasis teknologi modern.

Tinggalkan Balasan